Netiquette

Hoax Atau Asli? Cara Mandiri Periksa Berita untuk Mendapatkan Fakta

Berita palsu dapat memiliki konsekuensi pada kehidupan nyata. Kepala Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Besar Eko Sulistyo mengatakan beberapa waktu lalu, terjadi penyerangan yang bermula dari kecelakaan tunggal yang terjadi di Blok Bojong, Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur. Dalam kecelakaan itu, korban yang berasal dari Desa Parean Girang meninggal. Dari peristiwa itu muncul isu provokasi di media sosial yang seolah warga Curug menantang warga Parean. Akhirnya, warga terprovokasi dan menyerang Blok Bojong, Desa Curug. “Pelaku provokasi masih ditelusuri,” kata Eko.

Ini adalah masalah besar.

Berita palsu telah mendapatkan banyak perhatian di Indonesia. Contoh lain adalah headline KPU DKI tak netral dalam Pilkada DKI 2017, yang akhirnya menjadi viral dan menghebohkan warga DKI Jakarta. Kemudian ada lagi berupa tuduhan yang diberikan ke Bukalapak atas kabar hoax yang menyatakan Bukalapak sudah diakuisisi oleh Jack Ma sang pendiri dan CEO Alibaba, dan masih banyak lagi. Bagi beberapa orang yang percaya dan sudah termakan berita hoax yang viral dan merugikan banyak pihak.

Menghentikan berita palsu bukan hanya tanggung jawab media yang digunakan untuk menyebarkan berita itu. Mereka yang mengkonsumsi berita juga perlu memahami cara untuk menentukan apakah yang mereka baca adalah benar.

Idenya adalah bahwa orang harus memiliki sense literasi media. Berdasarkan studi baru-baru ini dirilis oleh peneliti Stanford University, banyak orang tidak memiliki rasa literasi itu.

Sam Wineburg, seorang profesor pendidikan dan sejarah di Stanford serta penulis utama studi tersebut, mengatakan semua pembaca harus bisa juga menjadi penyelidik. Tapi bagaimana sebenarnya seorang penyelidik melakukan pekerjaan mereka?

Alexios Mantzarlis, direktur International Fact-Checking Network di Poynter, mengatakan bahwa menerima sebuah itu perlu proses. Menurutnya, kita akan menerima itu fakta jika bisa diverifikasi secara obyektif, serta kita akan mencari sumber utama terbaik dalam topik itu. Kemudian carilah apakah hal tersebut cocok atau terbantahkan dalam membuktikan klaim fakta yang disampaikan.

Itu adalah kerangka kerja yang digunakan para profesional. Akan tetapi ada cara bagi setiap orang untuk melakukan pencarian fakta secara mandiri. Beberapa praktik terbaik yang dapat digunakan saat membaca artikel online untuk mencari tahu apakah berita yang kita baca fakta atau tidak.

Memperhatikan domain dan URL

Portal online berita biasanya memiliki standar domain. Situs dengan akhiran seperti seperti .com.co harus membuat kita perlu memastikan dan menggali lebih dalam untuk melihat apakah mereka dapat dipercaya. Hal ini berlaku bahkan ketika situs terlihat profesional. Misalnya, abcnews.com adalah sumber berita yang sah, tapi abcnews.com.co tidak. Meskipun penampilannya mirip.

Baca bagian “About Us”

Sebagian besar situs informasi menyajikan rubrik berita, profil, pimpinan anggota, misi dan pernyataan etika organisasi. Bahasa yang digunakan di sini adalah sederhana. Jika itu melodramatis dan tampaknya berlebihan, kita harus skeptis, juga harus dapat mengetahui informasi lebih lanjut tentang profil portal online itu sendiri.

Lihatlah Kutipan

Atau lebih tepatnya, lihatlah apakah kutipan ada atau tidak. Sebagian besar publikasi memiliki beberapa sumber di setiap cerita yang profesional dan memiliki keahlian di bidang yang mereka bicarakan. Carilah dosen atau akademisi lain yang dapat berbicara dari penelitian atau solusi yang telah mereka lakukan atau carilah data sekunder pendukungnya.

Lihatlah siapa yang mengatakan

Apakah mereka sumber yang memiliki reputasi dengan judul yang dapat kita verifikasi melalui pencarian Google? Katakanlah kamu sedang melihat sebuah berita dan disana dikatakan Kementrian UMKM akan dibubarkan. Kemudian ada kutipan, “Pak jokowi akan membubarkan kementrian UMKM dua bulan lagi”. Google kutipan tersebut. Lihatlah apa yang terjadi. Jika berita itu disampaikan dengan benar, maka di media lain akan menyatakan hal yang sama, sekalipun itu  wawancara eksklusif.

Periksa Komentar

Banyak kisah-kisah hoax dan menyesatkan yang dibagikan ke platform media sosial. Headline dimaksudkan untuk mendapatkan perhatian pembaca, tapi mereka juga seharusnya secara akurat mencerminkan apa yang diceritakan. Akhir-akhir ini, Headline sering ditulis dalam bahasa berlebihan dengan tujuan yang menyesatkan dan isi artikel di dalamnya sama sekali berbeda atau tidak benar. Cerita-cerita ini biasanya menghasilkan banyak komentar di Facebook atau Twitter. Jika hoax, netizen akan banyak berkomentar jika artikel tersebut palsu atau menyesatkan.

Penelusuran gambar terkait

Sebuah gambar harus akurat untuk menggambarkan sebuah berita. Hal ini sering tidak terjadi. Jika orang-orang yang menulis berita hoax, biasanya mereka tidak akan mewawancarai orang untuk mendapatkan berita, bahkan tidak meninggalkan rumah mereka sendiri. Jadi bisa saja gambar tersebut merupakan saduran atau editan. Kita bisa melakukan sedikit pekerjaan detektif untuk melakukan pencarian gambar di Google. Kita dapat melakukan ini dengan mengklik kanan pada gambar dan memilih untuk mencari di Google. Jika gambar muncul di banyak cerita tentang banyak topik yang berbeda, itu artinya gambar tersebut adalah hoax untuk topik yang diangkat.

SUMBER :

https://nasional.tempo.co/read/news/2017/01/10/058834604/terprovokasi-kabar- hoax-warga- 3-desa-serang-desa-curug

http://pilkada.liputan6.com/read/2846231/kpu-dki- laporkan-pembuat- hoax-ke- polda-metro

http://inet.detik.com/cyberlife/3399697/bos-bukalapak- saya-ini- jack-ma- yang-menyamar

http://www.merrimack.edu/live/profiles/586-melissa- mish-zimdars

http://www.poynter.org/category/fact-checking/

https://www.poynter.org/author/alexios/

https://ed.stanford.edu/faculty/wineburg

http://www.adl.org/assets/pdf/education-outreach/fake- news-and- what-we- can-do- about-it.pdf

1 comment on “Hoax Atau Asli? Cara Mandiri Periksa Berita untuk Mendapatkan Fakta

  1. achmariaannisa

    Artikelnya sangat membantu dan menambah wawasan mengenai fakta dan hoax dari suatu berita.👍

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: